Walikota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim Terima Audiensi BRIN, Dorong Hilirisasi Ikan Teri hingga Pasar Global
Ikuti kami di Instagram @mediasumut_id WALIKOTA Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menerima audiensi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di ruang kerjanya, Rabu (21/10/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan fungsi riset dan inovasi di tingkat daerah, khususnya tindak lanjut kajian Produk Unggulan Daerah (PUD) Kota Tanjungbalai. Dalam audiensi itu, Walikota didampingi Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung, sementara rombongan BRIN dipimpin Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah Dr Yopi.
Dr Yopi dalam kesempatan tersebut mengapresiasi Pemerintah Kota Tanjungbalai atas respons yang positif dan keaktifan dalam melaksanakan fungsi riset dan inovasi. Menurutnya, keterlibatan aktif pemerintah daerah menjadi kunci agar hasil riset tidak berhenti sebagai dokumen, tetapi dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat dan pelaku usaha di daerah.
Walikota Mahyaruddin Salim menyambut positif kedatangan tim BRIN dan menyatakan dukungannya terhadap penguatan program-program kegiatan riset dan inovasi di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungbalai. Ia menilai kolaborasi dengan BRIN penting untuk memastikan kebijakan pembangunan daerah berbasis data dan kajian yang terukur.
Dalam arahannya, Walikota berpesan agar hasil kajian identifikasi Produk Unggulan Daerah (PUD) ditindaklanjuti dalam bentuk hilirisasi produk yang nyata. “Contohnya, hilirisasi produk ikan teri harus dikawal terus mulai dari kualitas proses produksi, packaging sampai ke pemasarannya sehingga produk dapat lebih berdaya saing sampai ke tingkat nasional bahkan ke tingkat global,” ujarnya.
Audiensi kemudian ditutup dengan penyerahan laporan akhir kajian identifikasi PUD Kota Tanjungbalai, penyerahan cinderamata, serta foto bersama antara jajaran Pemerintah Kota Tanjungbalai dan tim BRIN.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Asisten Administrasi dan Umum Hamdani, Kepala Bapperida Mariani, Kadisnakerkopumkm Agus Salim, serta Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Tangkap Binana. Sedangkan dari BRIN hadir Plt Direktur Kebijakan Riset dan Inovasi Daerah Dr Muhammad Amin, Analis Pemanfaatan Iptek Sri Ayu Suryani, serta Analisis Kebijakan Ahli Pertama Dedy Rolando Limbong.
