Pj Sekdaprov Sumut Resmikan Kampus Mandiri Pangan Polbangtan

Pj Sekdaprov Sumut Timur Tumanggor meresmikan Kampus Mandiri Pangan Polbangtan Medan dan mendorong perguruan tinggi menjadi teladan dalam pengolahan lahan serta ketahanan pangan.
Admin
Jurnalis & Reporter Media Sumut
Senin, 26 Oktober 2026 | 16:35 WIB
Estimasi: 2 min baca • 14 dilihat

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara Timur Tumanggor menegaskan bahwa perguruan tinggi harus tampil sebagai contoh nyata dalam pemanfaatan lahan, pengembangan budidaya tanaman pangan, penerapan teknologi pertanian, serta pembentukan jiwa kewirausahaan mahasiswa. Menurutnya, langkah itu penting agar ilmu yang dipelajari di kampus tidak berhenti sebagai teori, melainkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Timur Tumanggor saat menghadiri peluncuran Kampus Mandiri Pangan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan di Jalan Binjai KM 10, Rabu (21/10/2026). Ia mengapresiasi inisiatif Polbangtan Medan dan berharap program tersebut dapat menjadi teladan bagi perguruan tinggi lain maupun masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan.

Menurut Timur, kampus semestinya berperan sebagai pusat ilmu pengetahuan, inovasi, sekaligus tempat penerapan keilmuan secara nyata. Dengan begitu, lingkungan perguruan tinggi mampu memberikan kontribusi langsung terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Kita berharap lingkungan perguruan tinggi menjadi contoh pemanfaatan lahan, pengembangan budidaya tanaman pangan, penerapan teknologi pertanian serta pembentukan jiwa kewirausahaan mahasiswa, sehingga ilmu-ilmu yang didapat dari kampus bisa berdampak pada masyarakat,” kata Timur Tumanggor.

Pada kegiatan itu, Polbangtan Medan juga menggelar gerakan menanam cabai serentak se-Sumut. Gerakan tersebut diharapkan mendorong masyarakat dan lingkungan kampus semakin optimal memanfaatkan lahan yang tersedia, termasuk lahan di sekitar rumah, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan.

Timur menyebut cabai merupakan salah satu komoditas yang berpengaruh terhadap inflasi di Sumut. Karena itu, peningkatan produksi dan ketersediaan cabai perlu mendapat perhatian agar harga tetap stabil dan daya beli masyarakat terjaga.

“Cabai komoditi yang memiliki pengaruh besar pada inflasi, fluktuasi harga cabai dapat berdampak langsung ke daya beli masyarakat, peningkatan produksi dan ketersediaannya perlu menjadi perhatian kita,” ujarnya.

Direktur Utama Polbangtan Medan Nurliana Harahap menambahkan, mahasiswa pertanian tidak cukup hanya unggul dalam keilmuan, tetapi juga harus mampu menghadirkan solusi atas persoalan yang ada di tengah masyarakat. Salah satu persoalan yang dinilai mendesak saat ini adalah ketersediaan pangan.

“Kita berharap, kegiatan ini mampu meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengimplmentasikan keilmuan yang dia dapatkan di kampus, selain itu kami juga berharap gerakan pemanfaatan pemanfaatan lahan bisa semakin masif sehingga kita bisa mencapai kemandirian pangan,” kata Nurliana Harahap.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumut Abdul Khalim, Ketua TP PKK Tanjungbalai Mashandayani, serta pimpinan instansi vertikal dan BUMD Sumut. Hadir secara daring Bupati Humbahas Oloan P Nababan, Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, dan Walikota Gunungsitoli Sowa’a Laoli.

Penulis Berita

Jurnalis Media Sumut bertugas meliput berbagai isu regional dan nasional terkini secara profesional, objektif, dan berimbang.

Tulis Komentar Anda

Gunakan bahasa yang santun, objektif, dan relevan. Komentar yang mengandung fitnah, hoaks, atau ujaran kebencian akan dimoderasi oleh tim redaksi.