Bapenda Sumut Hadirkan Bus Keliling di Jalan Putri Hijau

Bapenda Sumut bersama Ditlantas Polda Sumut menghadirkan layanan bus keliling di Jalan Putri Hijau untuk memudahkan warga membayar pajak kendaraan.
Admin
Jurnalis & Reporter Media Sumut
Senin, 26 Oktober 2026 | 13:55 WIB
Estimasi: 2 min baca • 11 dilihat

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengambil langkah jemput bola untuk mendongkrak kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor. Lewat Operasi Sadar Pajak, layanan pembayaran pajak kini tersedia langsung di lokasi pemeriksaan, sehingga warga tidak perlu repot mendatangi kantor Samsat.

Operasi gabungan tersebut digelar bersama Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumut di Jalan Putri Hijau, Medan, Jumat (16/10/2026). Selain menjadi ajang penertiban, kegiatan ini dirancang sebagai pintu layanan perpajakan yang mudah dijangkau masyarakat.

Kepala Bapenda Sumut Sutan Tolang Lubis menjelaskan, Operasi Sadar Pajak memiliki dua tujuan sekaligus, yakni menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan dan mendorong budaya tertib berlalu lintas.

“Kita menyadarkan masyarakat untuk membayar pajak, karena ada masyarakat yang lupa untuk membayar kewajiban bayar pajak, kita ingatkan dengan baik-baik,” kata Sutan Tolang Lubis.

Menurutnya, operasi serupa akan terus digulirkan di 33 kabupaten/kota se-Sumut. Karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak menunda pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Untuk mempermudah pelayanan, Bapenda Sumut menghadirkan bus layanan pajak keliling di lokasi operasi. Fasilitas itu membuat warga dapat langsung menunaikan kewajibannya tanpa harus mengantre di kantor Samsat. Berbagai hadiah juga disiapkan bagi masyarakat yang membayar pajak di lokasi.

“Di tempat operasi sadar pajak ada bus keliling pajak, agar masyarakat lebih mudah membayar pajak, kita juga memberikan hadiah-hadiah kepada masyarakat yang telah membayar pajak,” ungkap Tolang.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumut Kombes Pol Achmad Fauzi turut mengajak masyarakat taat membayar pajak. Menurutnya, dana pajak yang terkumpul memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, mulai dari penyediaan infrastruktur hingga fasilitas publik.

“Kepada masyarakat untuk membayar kewajibannya, membayar pajak, karena dari uang pajak, ada pembangunan jalan, jembatan, lampu lampu jalan dan lain-lainnya, dari kita untuk kita,” katanya.

Layanan pajak keliling itu pun mendapat respons positif dari warga. Rini, warga Amplas, mengaku terbantu karena proses pembayaran pajak melalui bus keliling dinilai lebih mudah, cepat, dan tidak menyulitkan.

“Maunya bus-bus seperti ini lebih banyak lagi, jadi kami mudah bayar pajak, kalau di kantor Samsatkan ada antrean yang banyak, kalau banyak saja bus-bus seperti ini, saya yakin masyarakat banyak yang bayar pajak,” ungkapnya.

Rini menilai langkah Bapenda Sumut menghadirkan layanan langsung di tengah masyarakat merupakan terobosan yang baik. Selain mempermudah pembayaran pajak, pelayanan jemput bola tersebut juga dinilai lebih efisien karena warga tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk mengantre di kantor Samsat.

Penulis Berita

Jurnalis Media Sumut bertugas meliput berbagai isu regional dan nasional terkini secara profesional, objektif, dan berimbang.

Tulis Komentar Anda

Gunakan bahasa yang santun, objektif, dan relevan. Komentar yang mengandung fitnah, hoaks, atau ujaran kebencian akan dimoderasi oleh tim redaksi.