PTPN IV Regional I Salurkan Rp417,6 Juta Bantuan TJSL
Ikuti kami di Instagram @mediasumut_id MEDAN – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional I kembali menegaskan komitmennya terhadap pembangunan masyarakat melalui penyaluran dana Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Triwulan III Tahun 2026. Total bantuan yang digelontorkan mencapai Rp417,64 juta dan ditujukan bagi 36 objek penerima.
Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Sawit Kantor PTPN IV Regional I, Jalan Sei Batanghari No. 2, Medan, Sumatera Utara, Kamis (22/10/2026). Dana tersebut dialokasikan untuk menyokong sektor ekonomi, sosial, dan lingkungan di wilayah operasional perusahaan.
Adapun wilayah kerja PTPN IV Regional I mencakup sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Utara, mulai dari Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Induk, Labuhanbatu Utara, Asahan, Simalungun, Serdang Bedagai, Deli Serdang, Tapanuli Selatan, hingga Kota Medan.
Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional I, Hendra Kesuma, menjelaskan bahwa landasan pelaksanaan program ini mengacu pada Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-01/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan BUMN.
“Dari 36 proposal yang disetujui, alokasi bantuan diselaraskan dengan ketersediaan dana serta skala prioritas. Laporan pertanggungjawaban dari masing-masing objek penerima kami harapkan dapat diterima paling lambat 30 hari setelah dana bantuan ditransfer,” ujarnya saat menyampaikan laporan kegiatan.
Sementara itu, Region Head PTPN IV Regional I, Rurianto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan program TJSL merupakan salah satu bentuk kehadiran perusahaan di tengah masyarakat sekaligus bagian dari upaya mewujudkan bisnis yang berkelanjutan.
“Kegiatan ini sebagai bukti nyata bahwa PTPN IV Regional I tetap bisa dan hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan manfaat dan dampak positif bagi pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL),” ucap Rurianto.
Ia menjelaskan, pelaksanaan TJSL dilakukan dengan mempertimbangkan keseimbangan antara aspek lingkungan (planet), sumber daya manusia (people), dan keuntungan perusahaan (profit). Program tersebut juga diarahkan agar memberikan manfaat yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Dalam melaksanakan seluruh operasi bisnis termasuk survei objek bantuan, PTPN IV Regional I menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Petugas tidak dibenarkan meminta atau menerima imbalan dalam bentuk apa pun,” tegasnya.
Penetapan nilai akhir bantuan menggunakan pendekatan Social Impact Assessment (SIA) bagi pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasional distrik dan kebun, serta menerapkan prinsip Creating Shared Value (CSV). Pendekatan ini mengintegrasikan penanganan isu sosial ke dalam strategi bisnis untuk menciptakan manfaat ekonomi bersama bagi masyarakat dan perusahaan.
“Dana bantuan yang nantinya akan diberikan PTPN IV Regional I melalui transfer, kiranya dapat bermanfaat dan sepenuhnya dimanfaatkan sesuai peruntukan yang diajukan pada proposal,” ujarnya.
Perusahaan juga mengharapkan dukungan masyarakat agar produktivitas dan kinerja PTPN IV Regional I terus meningkat sehingga penyaluran bantuan TJSL dapat berlangsung secara berkesinambungan.
Perwakilan penerima bantuan, Muhammad Ali Parinduri dari Yayasan Taklimil Quran Hubbur Rasul, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PTPN IV Regional I atas bantuan yang diberikan. Ia berharap bantuan Program TJSL tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran manajemen PTPN IV Regional I, semoga PTPN IV Regional I ini semakin maju, jaya dan barokah. Dan Perusahaan ini menjadi Perusahaan yang membawa manfaat besar bagi kita semua,” tutur Ali.
Melalui program TJSL yang mengedepankan prinsip terintegrasi, terarah, dan terukur dampaknya, PTPN IV Regional I berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan usaha perusahaan.


